[MOVIE] Twivortiare – Inikah Cinta?

Twivortiare tayang di bioskop Jakarta itu tgl 29 Agustus 2019. Sejak liat trailernya gw udah tau banget kalo gw harus nonton film ini. Sayangnya tgl segitu gw lagi di Melbourne *eh sombong!! Hahaha* Ya, trus sejak pulang ke Jakarta, masi nyari2 feel kapan mo nonton. Dan akhirnya gw nonton hari ini deh. Rabu 18 September jam 12 siang di bioskop deket apartemen. Tadinya nyari waktu nonton sama hubby, tapi kayanya dia kurang tertarik, biasa deh kalo pelem2 romantis gitu, katanya gw aja yg nonton. Ini film besutan Benni Setiawan, disadur dari novel karya Ika Natassa dengan judul yang sama.

Ok, jadi ini film apa sih? Gw pikir ini film biasa tentang suami istri beda profesi dengan karakter berbeda juga. Well, sebelum gw mulai cerita, gw perkenalkan dulu para pemain utamanya. Ada Beno (Reza Rahadian), sang suami yang bekerja sebagai dokter jantung, yang sibuknya sampe kadang pulang tak tentu waktu setiap hari. Ada Alex (Raihaanun), sang istri yang bekerja di bank, punya 2 sahabat yang siap membantu, Wina (Anggika Bolstelri) dan Ryan (Boris Bokir), plus punya bos di kantor yang cukup demanding, Mr Randy (Ferry Salim). Beno dan Alex adalah tokoh utama di film ini. Mereka berjumpa tanpa sengaja, jatuh cinta, menikah, dan bercerai. Awalnya gw agak bingung dengan alur kisah di film ini. Ada flashback, ada saat mereka masih menikah dan ada saat mereka sudah bercerai. Tapi gw harus nebak2 sendiri. Agak ganggu sih, tapi ya sudahlah. Untung Reza-nya ganteng. LOL.

Roy Marten dan Aida Nurmala berperan sebagai orang tua Beno. Lydia Kandou dan Dwi Yan berperan sebagai orang tua Alex. Gak usah ditanya lagi akting mereka. Bagus. Wajar. Normal. Apalagi Lydia Kandou. Natural banget deh jadi orang tua Alex sekaligus mertua Beno. Masih ada peran2 tambahan lain, seperti Denny (Denny Sumargo) yang jadi kencan Alex setelah bercerai, Adrian (Arifin Putra) klien penting Mr Randy, Siti (Ingrid Widjanarko) pembantu Beno dan Alex, dan pasangan suami istri kandidat pembeli rumah mereka, Donny (Okan Kornelius) dan Nike (Dewi Rezer). Menurut gw, peran2 yang gw sebutin itu gak terlalu signifikan dalam hubungan Beno dan Alex. Ya cuma penggembira aja deh.

Trus apa sih yang mau diceritain di film ini? Ini kisah tentang suami istri yang bercerai, dan memutuskan menikah kembali. Mencoba menyatukan serpihan hati mereka kembali. Karena ternyata, setelah berpisah pun, mereka masih saling mencintai. Dan mereka berharap pernikahan kedua ini akan lebih baik, karena kan mereka sudah belajar dari pernikahan pertama, jadi beranggapan tidak akan melakukan kesalahan yang sama. Tapi masalahnya, jika mereka gak tau apa kesalahan mereka di pernikahan pertama, gimana mereka bisa menghindarinya lagi saat sudah di pernikahan kedua?

Beno dokter jantung sukses. Kerjaannya di Rumah Sakit buat dia nomor satu. Keinginannya menolong orang lain lebih besar dibandingkan apa pun. Alex pekerja keras di bank. Meeting dan menjamu klien harus dilakukan tanpa diganggu apa pun. Dan setelah menikah kedua kali, problem mereka masih sama. Mereka masih egois. Percikan-percikan amarah di setiap percakapan mereka, bikin kita yang nonton, greget banget. Mereka saling mencintai, tapi mereka juga sering berantem. Dan setiap kata yang dilontarkan terkadang lebih melukai hati dibanding tergores pisau. Setelah sekian lama saling menyakiti, mereka cuma harus menyadari, bahwa pernikahan itu gak cukup hanya dengan cinta, tapi butuh pengertian, butuh komunikasi, butuh support. Dan yang paling penting, butuh 2 hati yang saling menerima.

Semoga berkenan.

Advertisements