[MOVIE] Koki-Koki Cilik – Kisah Chef-Chef Kecil Beraksi *spoiler alert*

koki2cilik

Tadi siang sekitar hampir jam 11 *iyelah jam 11 udah siang bo* tiba2 gw dapet WA dari seorang teman. “Ci Yenny, hari ini kosong ga? Ak mau undang ci Yenny ke Gala Premiere Koki Koki Cilik di XXI Kota Kasablanka.” Terus terang gw pernah liat trailernya di salah satu moment nonton gw sama hubby. Gw cukup tertarik tapi gw agak ragu karena yang main Morgan Oey. Bukan! Bukan karena dia gak ganteng. Tapi gw pernah liat dia main di beberapa film romantis dan gw kurang sreg sama aktingnya. Lagi2 bukan karena gw movie-expert ya. Gw hanya penikmat film. Tapi terkadang ada beberapa aktor dan aktris yang gw kurang sreg. Well, berhubung temanya gw suka *yes, tentang makanan pastinya* gw bilang kalo gw akan datang. Oya ini film garapan Ifa Isfansyah

Jam 16:30 film dimulai. Diawali dengan memperkenalkan seorang anak perempuan yang jago masak bernama Audrey Subrata (Chloe Xaveria), anak dari Dian Subrata (Aura Kasih). Diperlihatkan keahlian dan kecermatan Audrey dalam membuat masakan. Dan dia sepertinya selalu menang dalam setiap kompetisi. Lalu adegan pindah ke suasana di perkampungan. Ada Bima (Farras Fatik) yang punya cita-cita ingin menjadi seperti bapaknya, seorang Chef. Ibunya Bima, Aini (Fanny Fabriana) seorang tukang jahit dengan penuh semangat mengumpulkan uang untuk mendaftarkan Bima ke Cooking Camp. Dengan segala cara, akhirnya Bima berhasil jadi anggota Cooking Camp.

Pak Malik (Adi Kurdi) pemilik Cooking Camp, mempekerjakan seorang chef yaitu Chef Grant (Ringgo Agus Rahman) dan seorang cleaning service bernama Rama (Morgan Oey). Mereka berdua nanti yang akan ada di sekitar koki2 cilik itu. Di Cooking Camp, Bima yang bersaing dengan Audrey dan teman2 lainnya, berusaha keras menjadi nomor satu. Tapi ada aja halangannya. Dikerjain teman. Kangen ibu. Diomelin chef. Ada aja yang bikin Bima hampir patah semangat. Untung ada teman2 yang baik yang suka transfer semangat. Gemes liat anak2 itu deh. Well, apakah akhirnya Bima bisa menjadi nomor satu? Ataukah Audrey, sang juara masak tiga kali berturut-turut, bisa mengalahkan Bima? Tonton deh filmnya. Tayang 5 Juli 2018 di bioskop2 kesayangan Anda. Bagus.

Anyway, gw baru ngeh kalo ternyata Chloe Xaveria adalah keponakan Agnes Monica, yang artinya doi adalah anaknya temen gw. Yaowoh, small world banget kan. Jadi temen gw married sama Agnes’ brother. Iyes, segitu kerennya doi yes. Well, dulu liat anaknya masi kecil banget ternyata sekarang udah jadi artis. Keren. Aktingnya? Yahud. Kebayang sih anak usia segitu yang jadi obsesi mamaknya buat jadi chef nomor satu. Chloe memerankan Audrey dengan baik. Ekspresinya yang cukup tanpa ekspresi memang sepertinya tuntutan skenario. Berbeda dengan Bima dan genknya yang semua asli deh ekspresif banget. Iya, gw pun suka aktingnya Farras di sini. Sensitif dan ekspresif, tapi tetap ceria. Tanpa perlu banyak kata, bikin gw ikutan nangis tiap dia sedih. Adi Kurdi dan Ringgo Agus gak usah ditanya donk ya. Aktingnya sangat wajar. Dan, surprisingly gw suka akting Morgan Oey di sini. Mungkin karena perannya di sini sangat berkarakter. Dan yang pasti, sepanjang film gw ngiler liat masakan2 koki-koki cilik itu. Alamak ya, jam makan malam pula abis itu. *ileran* Oya, akting teman2 Bima juga bagus2. Ada Melly yang sok tua, Niki yang imut2, Kevin yang makan mulu dan Alva yang culun2 gemes. Karakter teman2 yang suka ngebully juga pinter, nyebelin banget deh pokoknya. Oliver, Ben dan Jodi. Tiga sekawan yang menyebalkan. LOL.

Film ini memang film anak-anak. Tapi film ini juga mengajarkan kita sebagai orang dewasa untuk tidak memaksakan kehendak ke anak. Film ini mengajarkan kita untuk mendidik anak dengan kasih sayang bukan ambisi. Film ini mengajarkan kita untuk menyadari bahwa pada akhirnya yang penting bukan kalah atau menang.

Semoga berkenan.

Advertisements